ASUSER | Berikut adalah cara perawatan baterai Laptop dan Notebooks Asus:
- Lepaskan baterai dari notebook dan cabut power adapter ketika notebook tidak akan digunakan lebih dari dua minggu. Karena daya pada baterai akan perlahan habis seiring waktu saat disimpan, baterai harus diisi dayanya per tiga bulan untuk memperpanjang umur siklus baterai atau bisa berakibat baterai tidak bisa mengisi daya di kemudian hari.
- Baterai harus disimpan pada suhu antara 10℃ dan 30℃. Anda harus memperhitungkan bahwa suhu internal notebook lebih tinggi dari suhu di luar. Suhu di luar jangkauan yang dianjurkan dapat berakibat menurunnya performa baterai. Mengoperasikan baterai pada suhu yang lebih tinggi dapat mengakibatkan meledaknya baterai.
- Baterai umumnya memiliki umur sekitar 300 hingga 500 siklus pengisian daya dalam penggunaan normal. Menggunakan notebook pada suhu yang lebih rendah atau lebih tinggi dari suhu ambien dapat mengurangi umur siklus baterai.
- Jangan menyimpan baterai di tempat yang lembab atau dingin! Kelembaban atau lingkungan yang dingin dapat mempercepat baterai untuk kehilangan daya. Bahan kimia yang terdapat di dalam baterai dapat terdegradasi bila dihadapkan pada suhu yang rendah. Di sisi lain, juga terdapat resiko meledaknya baterai bila dihadapkan pada suhu yang sangat tinggi.
- Hindari seringnya mencabut dan memasang power adapter pada notebook untuk memperpanjang umur baterai.
- Jangan menempatkan notebook atau baterai dekat dengan radiator, perapian, tungku, atau sumber panas lainnya. Suhu di atas 60℃ (140℉) dapat menyebabkan baterai untuk meledak, kebocoran cairan kimia, atau kebakaran.
